Pagi itu Labuhan Beach terasa begitu lengang, seperti memberi ruang luas untuk menikmati hembusan angin dan aroma laut yang lembut. Di antara hamparan pasir yang memantulkan cahaya matahari, Ula berdiri dengan gayanya yang khas—sederhana, anggun, dan penuh ketenangan.
Dengan dress panjang berwarna gelap dan hijab lembut bernuansa pastel, kehadirannya tampak menyatu dengan suasana pantai yang syahdu. Ia menggenggam ponsel, seperti sedang memastikan momen itu tidak hilang begitu saja. Jejak langkahnya di pasir memanjang, berpadu dengan bayangannya yang terseret cahaya pagi.
Deretan rumah nelayan, pohon kelapa, dan bukit kecil di kejauhan menjadi latar alami yang menghidupkan identitas Labuhan Beach sebagai salah satu spot paling tenang di Pulau Bawean. Tempat yang selalu punya cara untuk menciptakan cerita sederhana namun bermakna.
Momen ini bukan sekadar potret di tepi pantai—ini adalah potongan perjalanan, kenangan, dan rasa syukur. Sebuah pagi di Bawean yang terasa sangat hidup justru karena kesederhanaannya.

Mksih syanggg😍