Ada masa-masa sederhana yang kini terasa begitu manis bila diingat kembali—salah satunya saat kami dulu masih pacaran dan memutuskan untuk nongki di J.Co.
Bukan karena donatnya, bukan karena kopinya, tapi karena duduk berdua di satu meja kecil itu terasa seperti dunia sedang melambat hanya untuk kami.
Dia dengan gaya duduknya yang anggun, aku dengan obrolan recehku, dan J.Co dengan suasananya yang hangat—semua menyatu jadi potongan kenangan yang sampai sekarang tidak pernah pudar.
Kini, setelah ia resmi menjadi istriku, momen itu justru terasa jauh lebih indah saat dikenang.
Bahwa dulu, tanpa kami sadari, kami sedang menulis bab-bab awal dari kisah panjang yang akhirnya kami jalani sampai hari ini.
Nongki di J.Co mungkin hanya aktivitas biasa,
tapi bersamanya? Selalu terasa istimewa.
