Senja yang Mengabadikan Cinta di Puncak Jabal Rahmah

Senja yang Mengabadikan Cinta di Puncak Jabal Rahmah

Kemesraan Papa dan Mama di kota Madinah, kota Nabi Muhammad ﷺ, selalu memberi rasa hangat yang sulit dijelaskan. Di puncak Jabal Rahmah, tempat para peziarah mengabadikan kisah cinta dan doa, mereka berdiri berdua dalam balutan senja yang turun perlahan.

Senyum Mama memantulkan ketenangan. Tatapan Papa penuh kelembutan yang tak pernah berubah meski waktu terus berjalan. Genggaman tangan mereka terasa seperti janji yang telah lama diikrarkan—janji untuk tetap bersama, tetap saling menjaga, tetap saling mencintai, hingga usia tak lagi dihitung dari tahun, melainkan dari keberkahan yang Allah hadiahkan.

Dari ketinggian itu, Madinah tampak hening dan suci. Langit, kota, dan matahari yang perlahan tenggelam seakan menjadi saksi bahwa cinta yang dirawat dengan doa akan selalu menemukan jalannya untuk tetap hidup, tetap hangat, tetap indah—meski tanpa kata.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *