Di tengah dekorasi putih yang lembut, lampu yang berpendar hangat, dan suasana yang serasa berhenti sejenak… di sanalah hari paling berharga dalam hidupku terjadi. Sebuah hari yang tidak hanya menjadi acara, tapi menjadi awal dari cerita panjang bersama wanita yang selalu kusebut sebagai rumah.
Kami berdiri berdampingan—dengan pakaian terbaik, senyum yang malu tapi bahagia, dan hati yang penuh rasa syukur. Semua terasa tepat. Semua terasa indah. Dan semua terasa seperti jawaban dari doa yang sudah lama kupanjatkan.
04 Mei 2025 bukan sekadar tanggal.
Itu adalah titik di mana hidupku berubah menjadi lebih lengkap.
Hari ketika aku menggenggam tangan perempuan yang ingin kusayangi selamanya.
Hari ketika Allah mengizinkan aku dan dia berjalan dengan satu tujuan, satu atap, dan satu irama.
Jika bahagia punya bentuk, mungkin seperti foto ini.
Jika cinta punya momen terindah, mungkin seperti hari itu.
Dan sejak hari itu…
aku tahu, aku tak ingin menjalani hidup tanpa dia di sisiku.
